Bupati Hendy: Melalui PTSL Aset Kepemilikan Warga Jember Harus Bersertifikat Semua

Bupati Hendy: Melalui PTSL Aset Kepemilikan Warga Jember Harus Bersertifikat Semua

jareku.id

PROGRAM Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap atau PTSL terus bergulir secara nasional hingga nanti tahun 2024. Targetnya Jember seluruh aset milik rakyat bersertifikat semua.

Demikian statemen
Bupati Jember Haji Hendy Siswanto saat berada di Aula Desa Sidomekar Kecamatan Semboro, Selasa (16 November 2021).

Pada kesempatan tersebut Haji Hendy menyerahkan 500 sertifikat Program Tanah Sistematis Lengkap,(PTSL) yang digelar desa tersebut kepada masyarakat.

Dalam kegiatan singkat tersebut, Bupati Jember juga banyak memberi masukan kepada semua pihak terutama kepada pihak penyelengara program melalui kelompok masyarakat, (Pokmas) untuk banyak memberikan edukasi warga tentang bagaimana dan prosesnya seperti apa.

“Alhamdulillah hari ini saya mendampingi kepala BPN dalam penyerahan 500 sertifikat PTSL untuk warga 2 kecamatan yaitu Bangsalsari dan Semboro. “Kami berharap program ini berjalan dengan baik, karena target 2024 Pemkab Jember wajib mendorong warga yang mempunyai aset harus bersertifikat dengan jelas agar tidak menjadi permasalahan dilain hari,” ujar Bupati Jember.

Selain menjelaskan program pemerintah pusat yang harus dilakukan demi masyarakat. Sejumlah wartawan mengklarifikasi temuan menyimpang (pungli) pada kecamatan lain.

Dengan nada arif Bupati Hendy menyampaikan, bahwa relatif tidak ada program pemerintah yang teraplikasi secara mulus. Kadang muncul maslah karena ulah oknum.

“Kami sudah monitor, dan selanjutnya kami perintahkan Camat untuk menindaklanjuti. dan Pemkab Jember juga ada tim inspektorat bagian tersebut., Jangan sampai masyarakat dirugikan,” tegas Bupati.

Sementara itu, berdasarkan informasi warga Desa Mayangan kecamatan Gumukmas, pada Selasa kemarin (16/11) beberapa warga datang lagi ke desa
. Berkeluh kesah soal permasalahan pungli ini, dan ditemui oleh pihak PJ Kepala Desa Mayangan, Sartono Widodo dan juga terlihat Kapolsek Gumukmas ditempat mediasi tersebut.

Hasilnya seperti apa, beberapa orang belum bisa dikonfirmasi dan menurut informasi yang berhembus jika warga korban dugaan pungli akan melangkah ke ranah hukum dengan melaporkan hal tersebut ke Polsek maupun polres Jember.

Dugaan pungli PTSL ini sempat.ramai diberitakan media online. Pun jareku.id. Kasus ini sempat dapat perhatian khusus Bupati Hendy sampai kemudian menugaskan Wabup Gus Firjaun yg kemudian ada posko pengaduan pungli. Sampai hari ini kasus dugaan pungli belum ada progress. /// Ghani

Uncategorized