Bupati Hendy Menolak Tambang Pasir di Pesisir Pantai Selatan Jember

Bupati Hendy Menolak Tambang Pasir di Pesisir Pantai Selatan Jember

JEMBER – jareku.id – Sempat terdengar rumor bahwa Bupati Hendy turut beri izin tambang pasir besi di pesisir. Namun Bupati Hendy menegaskan akan menolak tambang pasir di pesisir tersebut.

Bupati Jember, Hendy Siswanto, beberapa waktu lalu melakukan kunjungan ke pesisir pantai selatan Jember, tepatnya di pantai Getem.

Dalam kunjungannya, Bupati Hendy menjelaskan ingin memaksimalkan kekayaan ikan di pantai selatan Jember.

Alasan penolakan tersebut bukan tanpa alasan. Menurut Bupati Hendy ingin memperkuat basis ekonomi maritim.

“Jangan ditambang pasir itu. Kita butuh ikan, bukan butuh pasir. Ikan ini buat stunting. Kalau pasir dari dulu buat dunia,” katanya dikutip Harian Jember dari beritajatim Rabu (25/8)

Lebih lanjut, Bupati Hendy menjelaskan bahwa tambang pasir di pesisir akan membuat banyak joglangan atau lubang-lubang besar.

“Menurut saya, pasir besi kalau dieksplorasi kurang menarik. Kenapa tidak mengambil hasil laut saja. Hasil laut ini dikirimkan Gusti Allah. Ini istimewa. Kalau tanah pasir yang diambil kan tidak serta merta tanah itu datang lagi. Kalau terlalu dalam, jadi joglangan juga,” jelasnya.

Ke depannya, Bupati Hendy akan memanggil seluruh pihak untuk menyelesaikan konflik kepentingan di pesisir pantai selatan Jember.

Selain itu, Bupati Hendy menjelaskan bahwa hasil laut di pesisir dapat digunakan untuk penanganan gizi buruk di Jember.

“Kadang saya berpikir ini yang bodoh siapa. Jember punya stunting banyak (angka gizi buruk tinggi), tapi Jember juga punya laut. Ini kan lucu. Stunting itu obat mujarabnya adalah ikan. Tapi begitu ambil ikan, gegeran. Ini ada sesuatu yang harus kita benahi bersama-sama. Di pantai selatan banyak yang berkepentingan. Yang berkepentingan ini mau saya panggil semua,” tegasnya.

Bupati Hendy juga meminta dukungan warga demi menguatkan perekonomian laut melalui Hak Penggunaan Lahan (HPL) pesisir oleh Pemkab Jember.

“Koen ojok gegeran tok. Dadi opo gegeran? Pengen mlarat terus Sampeyan? (kamu jangan bertengkar terus. Mau jadi apa? Mau terus-terusan susah kamu?) Ini saya urus jadi HPL, supaya pemda turun tangan mengatur rakyatnya,” katanya kepada pihak yang sedang konflik kepentingan di pesisir.

Dengan menjadikan pesisir sepanjang seratus kilometer sebagai HPL, Bupati Hendy optimis dapat menata perekonomian di kawasan selatan.

“Sekarang wes wayahe nelayan diperhatikan full, sama dengan petani. Petani sudah hebat, kita push lagi nelayan. Nelayan harus mendapatkan nilai lebih dari sepanjang pantai, karena sepanjang pantai itu 30 persen masyarakat kita miskin,” katanya.

Bupati Hendy memberi target bahwa HPL sudah di tangan Pemkab Jember pada Desember 2021.

Dengan begitu, Bupati Hendy dapat melakukan tahap lanjutan maritimnomics di tahun berikutnya.

Pertama, Bupati Hendy akan membentu tim verifikasi tanah pesisir pantai selatan dengan melibatkan seluruh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah.

“Hasil laut diperbagus dengan mempekerjakan masyarakat sekitar, Seluruh (usaha kelautan) sepanjang pantai harus bekerjasama dengan masyarakat sekitar. Hasil laut harus dibawa ke Kabupaten Jember. Dengan demikian Pendapatan Asli Daerah (PAD) bertambah dan masyarakat Jember bisa menikmati ikan yang sama,” kata Bupati Hendy.

Bupati Hendy ingin membangun pelabuhan besar dan pelabuhan kecil khusus untuk nelayan guna meningkatkan industri kelautan dan wisata di peisisr pantai selatan.

“Nantinya ada pelabuhan besar, pelabuhan kecil untuk nelayan, pelabuhan ikan, objek wisata. Konsentrasi saya adalah membawa hasil laut ke seluruh Kabupaten jember. Pokoknya kekuatan laut akan kami eksplorasi, akan kami ambil manfaat untuk kemaslahatan umat terutama di pantai, dan itu yang menangani Pemkab Jember,” katanya.

Terakhir, Bupati Hendy menerangkan bahwa dalam masa pandemi Covid-19 ini, hasil laut dapat membantu perekonomian Jember.

“Hasil laut ini harus termanfaatkan untuk warga yang dkatakan miskin. Saya akan gali hasil laut, karena dalam kondisi Covid ini, hasil laut yang bisa mendukung perekonomian jember. Tapi untuk bisa masuk ke sana, kami harus HPL-kan dulu lahan pesisir. Kalau sekarang kami belum punya hak wewenang apa-apa di situ,” kata Bupati Hendy.

Headline