Dari 140 Orang Jadi Belasan, Relawan COVID-19 Jember Banyak Mundur Karena Ini

Dari 140 Orang Jadi Belasan, Relawan COVID-19 Jember Banyak Mundur Karena Ini

JEMBER – jareku.id Jumlah relawan pemakaman jenazah COVID-19 di Jember menurun dari 140 relawan menjadi belasan orang. Anggota Komisi D DPRD Jember, Ardi Pujio Prabowo mengomentari hal ini.

“Dari jumlah awal yang terekrut sebanyak 140 orang, sekarang tinggal belasan,” ujar Ardi dalam rapat dengar pendapat antara Komisi D DPRD Jember dengan Dinkes, BPBD dan rumah sakit, Selasa (27/7)

Ardi menyesalkan hal itu karena para relawan berperan penting dalam penanganan jenazah COVID-19 di Jember. Lebih lanjut, Ardi mengatakan salah satu alasan para relawan undur diri karena tak mendapat insentif saat bekerja.

“Dulu ada honornya, namun sekarang tidak ada,” imbuhnya dikutip dari kompas.com.

Menurut Ardi, meski para relawan memang bertugas karena panggilan kemanusiaan, namun mereka perlu mendapatkan insentif. Sebab, mereka telah bekerja keras melakukan pekerjaan yang tidak mudah dan berisiko.

Lebih lanjut, Ardi ingin BPBD Jember dan Satgas COVID-19 untuk melakukan rekrutmen kembali.

Baca Juga : Soal Ijin Pertambangan di Jember, Siapa Yang Fitnah

Di lain pihak, Plt Kepala BPBD Jember, M Djamil menerangkan bahwa mundurnya relawan pemakaman jenazag COVID-19 adalah hal yang lumrah. Ia merasa tidak perlu khawatir sebab para relawan akan datang silih berganti.

”Setelah mundur, ada lagi yang datang,” ucapnya.

Sementara itu, Ia menegaskan bahwa para relawan tersebut sebagai mitra kerja BPBD Jember. Jadi, jika mereka punya waktu luang, maka boleh ikut membantu.

“Kalau mereka ikut kerja, ada uang saku untuk pengganti bensin dan makan,” jelasnya.

Meski banyak relawan yang mundur, Djamil mengaku tak terlalu khawatir. Sebab, masih tersedia relawan yang dapat membantu mengurus pemakaman jenazah pasien COVID-19. // Fab, Ghani.

Baca Juga : Warga Silo Jember Merusak Ambulan Pengantar Jenazah COVID-19, Terpedaya Berita Hoaks

Foto : ayosemarang.com

Headline