GAWAT… BANYAK WARGA TERPAPAR VIRUS, BUPATI HENDY DAN WABUP GUS FIRJAUN SIDAK WARGA GMI

GAWAT… BANYAK WARGA TERPAPAR VIRUS, BUPATI HENDY DAN WABUP GUS FIRJAUN SIDAK WARGA GMI

JEMBER-jareku.id: Gawat… Warga perumahan Griya Mangli banyak yang terpapar virus. Atensi Bupati Hendy dan Wabup Gus Firjaun fokus dengan sidak langsung ke perumahan yang sedang “lock down”, Sabtu siang (3 Juli 2021).

Sama dengan sikon di banyak sudut kota Jember, beberapa hari belakangan warga perumahan Griya Mangli Indah “dicekam” dg virus Corona. Sudah sekitar belasan orang yang meninggal karena Covid-19. Bupati Hendy, Wabup Gus Firjaun yang akrab dengan warga GMI bersma tim Satgas menuju titik terparah. Menemui Agung Prabowo (57) bersama 4 anggota keluarga terpapar virus semua. Mereka melakukan isolasi mandiri. “Gak nyangka saya didatangi Pak Bupati, saya lagi katokan pendek,” kata Agung Prabowo yang guru SD itu.

Setelah dialog membangkitkan semangat dan optimisme warga griya rombongan bupati dan satgas meninggalkan lokasi yang sedang ditutup total.

Gus Firjaun yg ditemui jareku.id mengatakan, tidak perlakuan khusus terkait dengan sidak ke warga GMI tersebut. Selain terus mengingatkan warga agar menjaga dan waspada terhadap virus yang kian parah. “Tidak ada perlakuan khusus. Sama dengan warga Jember lainnya, cuma kebetulan disini banyak yang kena,” tuturnya.

Kasus Corona Di GMI Meningkat

Menurut salah satu tokoh GMB (Griya Mangli Bersatu), H. Suprapto Kartosomo, dua hari ini sudah 31 orang yang terpapar. Yang melakukan isoman 16 orang dan 15 orang di.Puskesmas Mangli. Sudah 11 orang yang meninggal dunia karen Covid-19. “Pak Bupati berharap betul pada kita semua untuk meningkatkan pengawasan terhadap warga griya supaya ketat jalankan prokes,” tambah Haji Prapto.

Sejak Sabtu dinihari tadi jelang dimulainya PPKM DARURAT Bupati Hendy bersama Forkompimda sudah mengantisipasi kondisi darurat Covid ini. Bupati malah mengimplemenntasi Intruksi
Menteri Dalam Negeri RI, Nomor : 15 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat COVID-19, Wilayah Jawa Bali, berlaku 3 – 20 Juli 2021.

Inti dari instruksi tersebut ialah :

  1. Kegiatan warung, rumah makan, dan sejenisnya dibatasi.
  2. Kegiatan pusat, perbelanjaan dan sejenisnya dibatasi.
  3. Kegiatan konstruksi dan sejenisnya dibatasi
  4. Kegiatan tempat ibadah dibatasi.
  5. Area publik, fasilitas umum, dibatasi.
  6. Kegiatan olahraga, seni budaya, sosial kemasyarakatan, dll., dibatasi
  7. Transportasi umum dibatasi
  8. Kegiatan hajatan dibatasi. DLL

Instruksi tersebut oleh diinisiasi dengan Surat Edaran Bupati No.100/401/2021 yg ditambah penting dia kepada Tuhan pada masing pemeluk agama. Khusus untuk umat muslim bupati mengimbau kepada para takmir masjid agar berkenan membaca doa dan sholawatan: sholawat nariyah, tibbul qulub dan sholawat Burdah.

“Masih banyak pertanyaan yang bernada negatif, oleh karena itu mari kita berfikir positif, bahwa pada dasarnya instruksi PPKM Darurat tersebut adalah dalam rangka memberikan perlindungan dan penyelamatan kegiatan masyarakat dari merebak, menyebar, dan menularnya Corona Disease,” komen Dr. H. Sukarno. MSi ketua Takmir Masjid At Taqwa Mangli. /// Ghani, Fabby

Redaksi Sepekan