Gubernur Khofifah: Sinovac Serentak Untuk Remaja, Segmen yg Diprioritaskan

Gubernur Khofifah: Sinovac Serentak Untuk Remaja, Segmen yg Diprioritaskan

JEMBER – jareku.id:

Vaksinasi serentak se-Jatim yang yang ketiga kalinya dikhususkan untuk kalangan remaja usia 12-17 tahun. Mereka yg sebentar lagi memasuki “dudika” (dunia usaha, industri dan kerja) harus aman dan percaya diri setelah disuntik Sinovac.

Demikian penegasan Gubernur Jawa Timur, Khofiah Indar Parawansa seusai acara virtual se Jatim di aula SMKN 5 Jubung Jember, Kamis (2 September 2021) siang tadi. “Inilah segmen yang harus kita maksimalkan untuk mendapat vaksinasi. Dan itu jenisny a sinovac ,” tuturnya.

Dijelaskan lebih lanjut, serbuan vaksinasi serentak pada beberapa SMA/SMK dan yg sederajat di Jember itu adalah yg ketiga kalinya. Sedang yg pertama dilakukan di Mojokerto, yg kedua di Sidoarjo dan ketiga di Jember. Dengan gelar dan gencarnya vaksinasi secara masif tersebut, sekarang di Jawa Timur sudah sejak 30 Agustus lalu sudah tidak ada yg zona merah.

Setidaknya kian banyak daerah maupun wilayah kota yg bestatu pada Level , 2 dan 1. Menurut Gubernur Khofifah yang dalam kunjungan tersebut didampingi Bupati Hendy Siswanto dan Wabup Jember Gus Firjaun, bahwa terdapat 29 kabupaten/kota di Jatim yg bestatus Level 3 dan 2.

Dengan status Level itu berarti penanggulangan Covid-19 banyak yg berhasil. Sehingga warga secara bertahap mulai menggerakkan kembali sektor ekonomi. Juga bagi siswa sekarang bisa Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas da n bertahap.

Mantan Mentri Sosial.RI ini juga memuji kiprah para Satgas Covid-19, khususnya Satgas internal SMKN 5 Jember ini. Satgas yg dibentuk kalangan siswa/remaja sangat penting, bisa saling mengingatkan.

Begitu pula Satgas yg dibentuk dari kalangan guru, bisa saling membimbing. Serta Satgas internal SMKN 5 yg dibentuk dari kalangan orang tua/walimurid, akan bermanfaat sesama.

Gubernur Khofifah meyakinkan jika ketersediaan vaksin di Jatim bisa cukup untuk mengkafer kebutuhan warganya. Karena memang vaksinasi di daerah2 maupun kota dilakukan secara terprogram. Seperti di Jember sekarang ini 5.000 dosis vaksin untuk kalangan remaja di beberapa SMA/SMKN/MAN. Juga 5.000 dosis vaksinasi dilakukan UIN KH.Ahmad Sidiq.

Gubernur Khofifah juga
mencanangkan vaksinasi pelajar serentak di 38 Kabupaten/Kota se Jawa Timur. Pada kesempatan itu Gubernur Khofifah mengalokasikan 38 ribu dosis vaksin tahap I kepada 38 ribu siswa SMA/SMK se Jawa Timur, yang didistribusikan melalui Dinas Kesehatan Kabupaten/Kogta.

“Kita meyakini bersama bahwa pengendalian pandemi Covid-19 terutama melalui vaksinasi adalah game changer, kunci yang sangat menentukan agar masyarakat bisa bekerja kembali, anak-anak kita bisa belajar di sekolah lagi, agar kita bisa kembali beribadah dengan tenang, dan juga agar perekonomian kita segera bangkit.

Karena itu pada hari ini, lanjut gubernur, mencanangkan vaksinasi serentak untuk pelajar SMA/SMK se Jawa Timur, dengan harapan herd immunity yang akan menjadi pelandaian dalam pengendalian Pandemi Covid-19 ini bisa segera kita wujudkan. /// Ghani.

Headline