Haji Hendy Berhasil Bawa Jember Peringkat 6 se Jatim Cegah Korupsi

Haji Hendy Berhasil Bawa Jember Peringkat 6 se Jatim Cegah Korupsi

jareku.id

HAJI Hendy Siswanto berhasil membawa Jember sebagai daerah ke-6 se Jawa Timur yang konsisten melakukan pencegahan korupsi. Prestasu gemilang tersebut diberikan KPK.

Apresiasi itu merupakan cermin kinerja Kabupaten Jember selama dipimpin Bupati Hendy ada upaya peningkatan pencegahan tindak pidana korupi. Sedang pada 2020 kota tembakau ini harus puas berada di peringkat 32 dalam Monitoring Centre for Prevention (MCP).

Namun sejak kepemimpinan Bupati Hendy Siswanto di tahun 2021 Jember naik peringkat dan berkibar di posisi 6 di antara kabupaten atau kota di Jawa Timur.

“Alhamdulillah di tahun 2020 kita dapat poin 28 . Jadi paling kecil angkanya. Kabupaten Jember seperti di daerah pedalaman. Itu posisinya seperti tidak ada kegiatan pemerintahan,” katanya, Selasa (16 November 2021).

Dijelaskan lebih lanjut, untuk tindakan korupsi itu tidak bisa terpantau. Beberapa waktu lalu Bupati Hendu melakukan _speed up dengan organisasi perangkat daerah (OPD). “Dalam waktu dua bulan, kita langsung bisa ke angka 71. Jadi dari rangking ke-32 kini kita rangking ke-6 di Jawa Timur. Dan di Indonesia kita rangking ke-42. Kita wajib optimis bahwa Jember ini masih punya semangat untuk itu,” tuturnya.

Hendy menegaskan ia akan menargetkan untuk bisa berada di posisi pertama dalam aplikasi MCP tersebut.”Semakin lama kita ini harus semakin bagus,” ungkap Bupati Hendy, optimis.

Kiat mempertahankan hal itu, Bupati Hendy akan terus berkoordinasi dengan birokrat maupun mitra kerja agar saling bersinergi. Seperti pekerjaan pembuatan jalan maupun bendungan dan yang lainnya.

“Kita ini harus bersinergi, harus saling menjaga mutunya. Artinya ada pemeliharaan juga selama 6 bulan,” tegasnya

Terpisah, Direktur Koordinasi dan Supervisi wilayah III KPK RI Brigjen Pol Bahtiar Ujang Purnama mengapresiasi langkah Jember karena serius melakukan upaya pencegahan tindak pidana korupsi.

“Kami memberikan apresiasi buat Jember, di tahun 2020 Jember masih peringkat terakhir, kalau ga salah nilainya 28. Coba bapak ibu lihat sekarang lihat nilai Jember sekarang (2021) sudah peringkat 6,” kata Brigjen Pol Bahtiar Ujang Purnama, saat gelaran MCP secara Luring pada (15/11/2021).

Untuk diketahui, MPC merupakan tolak ukur yang dibuat oleh KPK pada sebuah aplikasi sebagai upaya mencegah terjadinya tindak pidana korupsi dengan tujuan mendorong perbaikan sistem, regulasi serta yang terpenting adalah implementasi sistem pengelolaan yang lebih transparan. /// Ghani.

Uncategorized