Hendy Awasi Langsung Kontrak 64 Paket Pembangunan Infrastruktur

Hendy Awasi Langsung Kontrak 64 Paket Pembangunan Infrastruktur

JEMBER – jareku.id : Bupati Jember Kontrak Ir H Hendy Siswanto menghadiri langsung kontrak PL (Pengadaan Langsung), di lingkungan Dinas PU Bina Marga dan SDM Jember, Bupati Jember Minggu (27/06/2021).

Pemandangan ini cukup unik mengingat berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 54 Tahun 2010,  penanda tanganan Kontrak Pengadaan langsung biasanya Pengguna Anggaran (PA) menunjuk Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), kemudian menunjuk Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), untuk melaksanakan kontrak PL, sebagai  tanggung jawabnya terkait dengan tahapan Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa.

Bupati Jember Hendy Siswanto, sengaja hadir menyaksikan penandatanganan kontrak, bersama para penyedia barang dan jasa, untuk 64 paket, terdiri dari 42 paket jalan dan 22 paket drainase agar kontrak berjalan dengan benar dan tidak menabrak aturan.

Dengan kehadirannya, Hendy ingin memastikan bahwa pembangunan proyek di Kabupaten Jember Hendy berjalan lancar sekaligus menjawab kegelisahan masyarakat Jember terkait dengan pembangunan jalan yang sebagian besar mengalami rusak parah Selain itu, Hendy tidak mau Kabupaten Jember pernah kembali mendapat catatan merah dari BPK RI seperti predikat Disclaimer dan Opini Tidak Wajar dari BPK RI seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Oleh karena itu, pengerjaan proyek pembangunan infrastruktur ini nantinya harus dikerjakan dengan benar dan sesuai aturan,” pengarahan Bupati Hendy di depan sekira 30 penyedia barang dan jasa.

Hendy menegeaskan agar kontraktor untuk mengikuti peraturan perundangan dengan tidak mengerjakan proyek dengan mengalihkan kepada pihak ketiga. Ia juga meminta, agar para penyedia barang dan jasa dapat saling membantu satu sama lain.

“Para kontraktor harus saling membantu, bagi yang belum bisa membuat laporan maka kontraktor lainnya wajib membantu membuatkan laporan dengan jujur, mengajari juga yang belum bisa. Para kontraktor ini adalah keluarga besar,” pesan Hendy.

Belajar dari kesalahan dan catatan BPK tahun sebelumnya, Hendy meminta kepada Kepala PU BM SDA Rahman Anda, supaya tidak terburu-buru membayar lunas 100% terhadap pekerjaan kontraktor.

“Sebelum pekerjaan selesai betul, jangan dibayarkan 100 persen, mengingat pengalaman dua tahun sebelumnya,” pungkasnya. (Fabby)

Headline