INVESTASI AKHIRAT, 12.000 GURU NGAJI DAPAT BANSOS

INVESTASI AKHIRAT, 12.000 GURU NGAJI DAPAT BANSOS

jareku.id

KEBIJAKAN akhirat harus prioritas. Ini keberpihakan yang dilakukan Pemkab Jember dengan memberi bantuan sosial (bansos) pada 12.000 guru ngaji, Jumat (3 Desember 2021).

Bantuan tersebut tersalurkan melalui Bagian Kesejahteraan.
Sebagai perwujudan program Bupati Jember Ir.H. Hendy Siswanto, yang tertuang dalam visi dan missi saat masa kampanye lalu.

Kabag Kesra Pemkab Jember, Drs. H. Achmad Mushoddaq kepada jurnalist menyampaikan,
“Sebanyak 300 orang guru ngaji di kecamatan Patrang, menerima uang tunai Rp.1.500.000. Jumlah ini lebih besar dari pada tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya.

Para guru ngaji di Jember dapat bansos

Bantuan ini diberikan dalam bentuk Bansos, bukan insentif. Sebab, sesuai regulasi yang baru, yakni Permendagri nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah, Pemkab Jember belum bisa memberikan dana insentif kepada guru ngaji.

“Pemkab Jember hanya bisa memberi bansos guru ngaji, sehingga tidak bisa diberikan secara rutin setiap tahun berturut-turut, harus ada jeda satu tahun,” tuturnya.

Diketahui dari hasil pendataan guru ngaji yang dilakukan Pemkab Jember, bersama
stakeholder terkait,
jumlah total guru ngaji di kabupaten Jember sejumlah 23.697 orang.

Dikarenakan adanya keterbatasan anggaran, maka tahun ini Pemkab Jember, baru memberikan separuh bansos untuk guru ngaji dari jumlah tersebut. “Sementara separuhnya akan diberikan tahun depan, 2022,” ucapnya.

Penyaluran Bansos guru ngaji, sebagai kelanjutan dari penyerahan secara simbolis oleh Bupati Hendy ketika pembukaan Musyawarah Qiraatil Qutub (MQK) di aula PB Sudirman, Kamis lalu.

Bupati Jember Hendy, belakangan ini gencar merealisasi janji janji politis saat pilkada lalu. Bukan tidak bisa memenuhi janjinya. Tetapi merealisasi visi misi sesuai regulasi. /// Ghani

Uncategorized