Launching SDC Unmuh Jember, Bupati Hendy: Tidak Pantas Jember Nomer 2 Termiskin di Jatim

Launching SDC Unmuh Jember, Bupati Hendy: Tidak Pantas Jember Nomer 2 Termiskin di Jatim

JEMBER – jareku.id: Bupati Hendy Siswanto “kesal”. Daerah yg dipimpinnya ini cukup banyak SDM berkualitas ditambah dengan Sumber Daya Alam yg melimpah, tetapi masih berada pada urutan nomer 2 Termiskin se Jatim.

Hal itu dikatakan Bupati Hendy saat melaunching atau meresmikan Sekolah Desa Cerdas (SDC) di Aula Zainuri Unmuh Jember, Rabu (8 September 2021). Acara yg mestinya terselenggara pagi itu molor beberapa jam karena Bupati menerima tamu Danlantamal Surabya.

Menurut Bupati Hendy, Tuhan menurunkan berbagai potensi sumber daya alam dan manusia di Kabupaten Jember tidak sia-sia. Jika dengan potensi itu masih banyak masyarkat yg miskin. Ini berarti perlu ada koreksi dan perubahan. Salah satunya adalah upaya peningkatan SDM. Seperti para Sekretaris Desa sekabupaten yg mulai hari ini hingga 3 hari kedepan ikut program SDC. Implementasi program FEB Unmuh dan Dispemasdes Pemkab Jember.

“Monggo…kita pertajam lagi. Jember perlu gotong royong kita semua. Jember memerlukan bantuan dari semua lini dan Pemkab Jember sangat terbuka apabila Pak Rektor dan jajarannya punya inovasi-inovasi apappun di Jember. Yang penting untuk masyarakat,” tantang bupati di depan civitas akademika dan 28 orang sekdes, peserta SDC.

Sekolah Desa Cerdas (SDC) ini, kata Bupati, bisa sinergi dengan program “smart village” untuk kemuliaan dan bisa menopang pengentasan kemiskinan. Semua sekdes dari 226 desa jadi peserta SDC. Mereka akan bisa mengakselerasi atau percepatan kemajuan masyarakat desa. Dimana 70% dari 2,5 juta penduduk Kabupaten Jember adalah warga pedesaan. “Sekdes bisa menjadi motor penggerak masyarakat di desanya masing2. Sekdes akan framing agar tidak salah langkah, salah program yang tidak inline dengan atasannya bahkan sampe presiden,” tutur Bupati Hendy. /// Ghani, Fabby

Headline