Pemkab Jember Ubah 3 Hotel Menjadi Ruang Isolasi Pasien COVID-19

Pemkab Jember Ubah 3 Hotel Menjadi Ruang Isolasi Pasien COVID-19

JEMBER – jareku.id : Pemerintah Kabupaten Jember akan mengubah 3 hotel menjadi ruang isolasi pasien COVID-19. Langkah ini guna mengantisipasi melonjaknya kasus COVID-19 di Jember.

Mengutip dari laman Antara, Bupati Jember Hendy Siswanto akan mengubah Hotel Kebun Agung dan Jember Indah. Namun, jika hotel tersebut penuh, pemkab akan menggunakan Hotel Bandung Permai.

“Mudah-mudahan tidak dipakai hotel tersebut, namun kami berusaha untuk menyiapkan, sesuai ketentuan, yakni apabila BOR di rumah sakit sudah 70 persen, maka wajib disiapkan tempat cadangan,” ujarnya.

Sementara itu, kapastias tempat tidur rumah sakit sudah melebihi 70 persen sehingga pemkab memerlukan tempat cadangan.

“Tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit atau bed occupancy rate (BOR) untuk pasien COVID-19 sudah mencapai 84 persen, sehingga kami harus menyiapkan tempat cadangan untuk pasien yang terkonfirmasi positif,” kata Bupati Jember Hendy Siswanto dikutip dari Antara, Selasa (29/6/2021).

Menurut Hendy, pemkab memerlukan langkah tersebut karena lonjakan kasus positif COVID-19 di Jember. Tercatat ada tambahan 31 kasus positif, 3 pasien sembuh, dan 6 orang meninggal dunia pada Minggu (27/6/2021).

Kemudian, pada Senin (28/6/2021), ada tambahan 41 kasus positif baru, 7 pasien sembuh, dan 4 orang meninggal dunia.

Selanjutnya, pada Selasa ini pemkab mencatat tambahan 42 kasus postif, 6 pasien sembuh, dan 6 orang meninggal dunia.

Lebih lanjut, Hendy mengimbau masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan. Sebab, varian baru COVID-19 tidak rentan pada lansia saja, namun dapat menyerang anak-anak dan remaja.

“Taruhannya nyawa, sehingga masyarakat untuk waspada dan siaga terhadap penyebaran virus corona yang semakin tinggi di beberapa daerah, termasuk Jember,” katanya.

Kasus Positif Tembus 7.466

Satgas Penangan COVID-19 Jember melaporkan terdapat kasus positif sebanyak 7.466 per hari Selasa (29/6/2021). Sementara kasus aktif sebanyak 283 orang, pasien sembuh 6.661 orang, dan 522 pasien meninggal dunia.

Hendy memberi intruksi kepada seluruh kepala desa/lurah, camat, dan RT/RW setempat untuk membatasi seluruh kegiatan masyarakat.

Selain itu, Hendy meminta pengadaan penyediaan layanan isolasi mandiri di tiap desa. Dengan langkah tersebut, Hendy berharap dapat menekan lonjakan kasus COVID-19 di setiap desa. // Fabby , Ghani

Redaksi Sepekan