Plt. Kadinkes dr. Wiwik Supratiwi: Sekarang Ibu Hamil Bisa Divaksin di Rumah Sakit

Plt. Kadinkes dr. Wiwik Supratiwi: Sekarang Ibu Hamil Bisa Divaksin di Rumah Sakit

JEMBER – jareku.id Sepekan lalu belum ada petunjuk Vaksinasi untuk para ibu yang sedang hamil. Namun sekarang Ibu hamil bisa dan boleh disuntik vaksin di rumah sakit atau tempat pelayanan kesehatan yang ada petugas khusus.

Kebijakan layanan baru tersebut disampaikan PLT. Kepala Dinas Kesehatan Jember, dr. Wiwik Supratiwi, Ahad (15 Agustus 2021), saat kontrol kegiatan Vaksinasi di Perumahan Griya Mangli Indah Kecamatan Kaliwates.

“Semua tidak perla ada yang disembunyikan, saya sendiri pernah positif. Lalu saya diisolasi di rumah sakit, dan keluarga isolasi mandiri. Rumah saya tulis Isolasi Mandiiri. Jadi orang yang mau bertamu tahu sendiri. Masa pandemi ini virus Corona bukan penyakit aib. Harus terbuka diinformasikan, tidak boleh ada yang disemunyikan,” papar dr. Wiwik.

Sebagaimana diketahui, selain kegiatan Vaksinasi di Griya Mangli kegiatan serupa juga dilaksanakan pada 82 tempat atau gerai layanan suntik vaksin. Gerakan Vaksinasi ini berlangsung masif sejak Satgas Covid-19 Pemkab Jember memperoleh 18.000 dosis vaksin.

Menurut dr. Wiwik Supratiwi, masyarakat yang belum terlayani vaksin, sudah bisa mengakses kembali di tempat pelayanan kesehatan terdekat. Seperti di Griya Mangli Kaliwates ini. Kegiatan masif sebagai ikhtiar terbentuknya herd Immunity (kekebalan kelompok), untuk memutus rantai penyebaran dan penularan virus Corona. Sedang vaksin yg disuntikkan jenis Cinovac dan Astra zeneka.

Selain menginformasikan bahwa ibu hamil bisa divaksin karena sudah ada petunjuknya. Yaitu harus dilakukan di rumah sakit dengan dilayani dokter dan nakes yang sudah paham terhadap masalah tersebut. Juga dimotivasi para peserta vaksin untuk terus berjaga jaga agar tidak lalai pada ketaat prokes.

“Jadi sekarang tidak cukup dengan 5 M melainkan 6 M. Em yang satu adalah Manuto pada dokter jika positif Covid-19. Pemerintah mulai Presiden Jokowi sampai pejabat dibawah mensosialosasika M ini,” ungkap dr. Wiwik.

Maksudnya, masyarakat jangan takut dicovidkan. Tidak ada itu. Jika ada yg kena positif jangan disembunyikan. Kabarkan kepada Satgas Covid 19 di tingkat Rt/Rw. Pemkab Jember juga memfasilitasi isolasi bagi warga yg positif di Hotel dan sarana Olga JSG. Dimana perawatan dijamin, makan 3x sehari. Juga bisa bareng sesama orang yg positif berkegiatan.

“Yang bisa menyembuhkan dan melawan virus itu adalah imun dalam tubuh. Sedang imun yg paling utama adalah pikiran..yaitu punya keyakinan yg kuat untuk sembuh, perasaan gembira‚Ķ,” ujar dr. Wiwik S. /// Ghani

Headline