PWJ Buka Dapur Umum untuk Warga Isoman di Tegal Besar

PWJ Buka Dapur Umum untuk Warga Isoman di Tegal Besar

JEMBER – jareku.id Perserikatan Wartawan Jember (PWJ) kembali beraksi dengan membuka dapur umum untuk warga yang menjalani isolasi mandiri atau isoman di Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, Jember.

PWJ bekerja sama dengan berbagai elemen pekerja sosial seperti Relawan Solidaritas Insan Demokrasi (SOLID) dan Komunitas Pemuda Indonesia (KOMPI) di Lapangan Kedungpereng, Kelurahan Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, Jember.

Ketua PWJ, Kustiono Musri, menerangkan bahwa pendirian dapur umum tersebut sebagai bentuk kepedulian bersama dan mendorong gotong royong saat pandemi Covid-19

“Saat pandemi Covid-19 ini, sikap gotong royong mulai luntur. Jadi dengan adanya Dapur Bersama, untuk menggugah semangat itu. Tanpa harus menunggu pemerintah, kita juga ikut bergerak. Alhamdulillah untuk bahan menyiapkan makanan siap saji ini, juga kita dibantu dari HKTI Jember,” jelasnya dikutip jareku.id dari Harian Jember.

Lebih lanjut, Kustiono menjelaskan bahwa pihaknya menyiapkan 300 kotak makanan setiap harinya.

Makanan tersebut akan diberikan kepada warga yang sedang menjalani isoman.

“Yang kemudian langsung kami sampaikan ke warga di wilayah Kaliwates, yang menjalankan isoman, yang mungkin belum tersentuh oleh pemerintah. Untuk makanan siap saji itu, disiapkan dua kali sehari. Pagi dan sore hari,” jelasnya.

Ketua Relawan SOLID, Budiantoro, juga menjelaskan bahwa distribusi makanan disesuaikan dengan data dari pengurus RT setempat.

Lebih lanjut, ia menegaskan siap memenuhi 400 makanan jika ada tambahan.

“Untuk Dapur Bersama di Kaliwates ini yang kedua, sebelumnya di (Kecamatan) Bangsalsari. Untuk jatah makanan siap saji kita sesuaikan dengan bahan yang ada. Target tercapai 300 kotak makan itu. Tapi jika ada tambahan, kita siap untuk 400 kotak makanan,” tegasnya.

Nantinya untuk keberadaan Dapur Bersama itu, juga akan dilakukan di wilayah kecamatan lain.

“Rencananya nanti di Kecamatan Jenggawah, dengan relawan yang bekerja adalah relawan PSM (Pekerja Sosial Masyarakat) setempat. Yang diinisiasi PWJ Asyik. Juga nanti di kecamatan lain. Kita sesuaikan dengan kondisi masyarakat yang isoman itu,” lanjutnya. / /Ghani, Fab

Headline