Satgas GMI dan Satgas Covid-19 Jember Sinergi untuk Bebas Pandemi Level II

Satgas GMI dan Satgas Covid-19 Jember Sinergi untuk Bebas Pandemi Level II

JEMBER – jareku.id Sinergi dengan gerakan Satgas Covid-19 Jember, warga Perum Griya Mangli siap menyongsong Jember Level 2. Hingga pada akhirnya bebas dari pandemi.Ketua Satgas Perum GMI, H. Suprapto Kartosomo, S.H, Ahad menjelaskan hal tersebut ada Minggu, (8 Agustus 2021).

“Setelah selama sebulan terakhir ini kita hampir tiap hari melihat pemusalaraan korban Covid. Sekarang sudah tidak ada. Warga GMI yg sekitar 1.000 KK atau sekitar 3.000 jiwa semangat taat prokes lebih-lebih yang isoman. Pak Bupati tegas menyuruh kami untuk segera melaksanakan Vaksinasi pekan depan sebanyak 400 orang,” tambah Haji Suprapto.

Sekda Ir. Mirfano yang yakin Kabupaten Jember akan meningkat ke Level 2, Haji Suprapto merasa senang dan sepakat. Ia bercermin pada pengalaman pribadinya selaku Satgas. Baik ditingkat ujung tombak GMI maupun koordinasi di Kelurahan Mangli Kaliwates.

Sekda Mirfano saat yustisi dan memantau langsung di beberapa kawasan perumahan Sabtu dan Minggu siang melihat indikasi bahwa ketertiban prokes warga dan penangan satgas sangat efektif. Data yg terpapar virus setiap hari terus menurun.

Satgas Covid 19 Jember sangat mengandalkan ujung tombak jajaran RT/RW dalam menangani PPKM Mikro sektor Hulu.


“Sebab, RT RW adalah kepanjangan tangan dari pemerintah dalam pengawasan terkonfirmasi COVID maupun sedang Isoman”, ujar Sekdakab Mirfano, saat di Kelurahan Baratan Kec Patrang, Sabtu (8/8/2021).

“Kecepatan informasi itu adalah kunci keberhasilan menyelesaikan problem saat ini,” tambah Mirfano
sambil menjelaskan bahwa angka kematian di Kabupaten Jember mulai menurun, tetapi di lapangan ternyata warga yang meninggal dunia saat Isoman masih tinggi.

“Fenomena yang luar biasa, bahwa angka kematian yang Isoman ini sedang mengalami peningkatan,” katanya.

Kepemimpinan Kabupaten Jember sedang Diuji

Oleh karena itu, fungsi dari Satuan Gugus Tugas (Satgas) mulai dari tingkat kecamatan, kelurahan hingga RT/RW menjadi kunci keberhasilan dalam mengatasi Pandemi saat ini.

“Kematian warga Isoman menjadi perhatian kita semua. Artinya kita harus memberikan pemahaman dan edukasi kepada masyarakat agar masih belum sadar atas pandemi ini,” bebernya.

Mirfano mengaku, situasi seperti ini, menandakan bahwa kepemimpinan Kabupaten Jember mulai dari Kecamatan hingga RT/RW sedang di uji Tuhan untuk menyelesaikan pandemi ini.

Saat di lapangan Mirfano beserta Camat Patrang Moh Rofik Sugiarto dan Plt Kepala Dinkes Lilik Supartiwi menyalurkan sembako kepada warga yang sedang Isoman. Selain itu mereka juga memberikan motivasi.

Menurutnya, perintah dari Bupati Jember Hendy Siswanto bahwa seluruh Camat harus menyediakan tempat isolasi terpusat bagi warganya yang terkonfirmasi COVID.

“Jadi satgas dari kecamatan, Kelurahan dan RT/RW, menjadi basis penanganan utama untuk melindungi masyarakat dari penularan pandemi ini,” terangnya.

Dia mengatakan bahwa Pandemi saat ini, bukan hanya menyerang warga di Perkotaan saja, akan tetapi juga sudah masuk ke tingkatan Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW).

Camat Patrang Moh Rofiq Sugiarto memaparkan bahwa warga yang terkonfirmasi positif COVID di Kecamatan Patrang yakni terdapat 374 warga.

Sementara pasien yang telah sembuh sebanyak 159 orang.

“Oleh sebab itu, kami berharap warga tetap terus mematuhi protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah,” ujarnya./// Ghani

Headline