Seleksi ASN Tahun ini, Kuota Jember Paling Banyak

Seleksi ASN Tahun ini, Kuota Jember Paling Banyak

JEMBER – jareku.id: Setelah sempat ditunda selama satu bulan, Badan Kepegawaian (BKN) akhirnya membuka pendaftaran CPNS sekaligus PPPK pada 30 Juni – 21 Juli 2021.

Dalam seleksi ASN (Aparatur Sipil Negara) tahun ini, total BKN membuka sebanyak 701.590 formasi secara nasional.

Sementara itu, Pemprov Jatim membuka sebanyak 13.496 lowongan formasi dalam seleksi ASN tahun 2021 ini. Jember sendiri mendapatkan kuota paling banyak dengan jatah kursi sebanyak 4.305.

Jatah kursi tersebut mempuyai rincian ASN profesi guru sebanyak 634 orang dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK) sebanyak 3.671.

Tahun ini Kementrian PAN-RB menambah kuota CPNS dari semula 1.390 formasi menjadi 1.408.

Formasi tersebut terdiri atas 1.365 formasi umum, 28 formasi disabilitas dan 15 formasi cumlaude.

Dilansir dari laman Jembertoday, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan kesempatan mengikuti seleksi ASN ini terbuka bagi siapa saja. Ia menganjurkan peserta untuk mendaftarkan diri secara daring melalui website https://sscasn.bkn.go.id/.

“Seluruh prosesnya serba online dan serba transparan. Jadi calon pelamar jangan percaya dengan pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang menjanjikan dapat meloloskan pendaftaran dan sebagainya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Khofifah mengatakan bahwa tidak hanya lulusan sarjana saja yang punya peluang dalam seleksi ini dan lulusan SMK juga dapat kesempatan yang sama. Sebab, tahun ini Pemprov Jatim membuka kualifikasi lulusan SMK sebanyak 127 formasi CPNS dan 36 formasi untuk PPPK.

PERUBAHAN FORMASI DAN PROTOKOL KESEHATAN

Sementara itu, Ketua Panselda ASN Pemprov Jatim, Heru Tjahjono menambahkan terdapat perubahan formasi pada seleksi ASN tahun ini.

Ia mengatakan hal tersebut terjadi karena BKN menambah beberapa jabatan teknis seperti jabatan pekerja sosial. Kemetrian PAN-RB menetapkan langsung kebijakan tersebut.

Selain itu, Heru mengatakan pelaksanaan SKD dan SKB berbasis CAT (Computer Assisted Test) dilaksanakan bergelombang. Hal ini dilakukan untuk mencegah penularan COVID-19.

“Dalam situasi yang masih pandemi ini, tentu akan mengedepankan protokol kesehatan dalam proses seleksi. Termasuk pelaksanaan SKD dan SKB berbasis CAT (Computer Assisted Test), akan dilakukan secara bergelombang sehingga tidak terjadi penumpukan peserta di lokasi tes,” ujar Heru yang juga Plh Sekdaprov.

Heru mengatakan jadwal pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) akan berlangsung pada 25 Agustus hingga 4 Oktober 2021.

Sedangkan untuk Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) dilaksanakan mulai 8 – 29 November 2021. // Fabby, Ghani

Foto : kompas.com

Redaksi Sepekan