Setelah 2 Tahun Nihil, Jember Dijatah 4.305 CPNS

Setelah 2 Tahun Nihil, Jember Dijatah 4.305 CPNS

jareku id – LEGA sudah, harapan sebagian warga Jember, terkabul. Selama 2 tahun belakangan Jember nihil jatah rekrutmen CPNS (Calon Pegawai Negri Sipil atau ASN). Itu akibat kelalaian era bupati sebelumnya yg tidak mengajukan persaratan administratif dll yang berkaitan dg itu. Tetapi sekarang Bupati Hendy Siswanto yang menjabat lebih sebulan lalu langsung “tancap gas”. Mengurai berbagai permasalahan Jember. Termasuk soal jatah rekrutmen ASN itu.

“Alhamdulillah teman-teman pada kesempatan yang baik ini saya sampaikan, kado terindah buat saya dari negeri ini. Jember pada tahun 2021 ini insyaallah pada bulan Juni, paling lambat Juli, kita (Pemerintah Kabupaten Jember-red) mendapatkan jatah CPNS Aparatur Sipil Negara (ASN) sebanyak 4305 CPNS. Subhanallah, ini rekor se Jawa Timur paling besar,” papar Bupati Hendy Siswanto saat dikonfirmasi wartawan di Pemkab Jember, Sabtu 8 Mei 2021.

Bupati Hendy meminta kepada Wartawan untuk menyebarkan berita baik tersebut kepada seluruh masyarakat Jember, agar bersiap-siap menyambutnya.

“Jika teman-teman jurnalis menyebarkan informasi ini maka masyarakat lebih banyak yang tahu. Dan segera mempersiapkan diri sejak dini,” ujar Bupati Hendy.

Dikisahkan, perjuangannya merayu Menpan agar Jember diberi jatah CPNS yang sempat ditolak pada 2 tahun berturut turut.
“Saya sebenarnya membawa 1500 dokumen ke Menpan, sempat ditolak. Waktu kami masuk itu kan bulan maret, terlambat katanya,” kisahnya.

Saat ditolak, Bupati Hendy merayu Menpan agar diberi jatah CPNS, karena sudah 2 tahun Jember tidak mendapatkan jatah.

“Saya sampaikan, pak tolonglah, Jember kan sudah dua tahun tidak mendapatkan jatah, dikasih 10 orang juga gak apa – apa, saya bilang begitu waktu itu, saya menyampaikan apa adanya memang, tahun 2019 gak dapat, tahun 2020 juga gak dapat, masak gak dapat lagi pak, saya agak sedikit memaksa terus terang saja, minta tolong,” rengeknya ke Menpan.

Bupati Hendy menyampaikan kepada Menpan, merasa kasihan melihat warga Jember, pada tahun 2019 dan 2020, ikut tes CPNS melalui kabupaten lain. Jatah yang didapat Jember, kata Bupati Hendy diketahui setelah ada surat dari Kementrian Pemberdayaan Aparatur Negara (Menpan), malah lebih dari yang diharapkan.

“Jatah itu, malah diluar ekspektasi saya sendiri, masyaallah,” ujar Hendy.

Bupati Hendy merinci, dari kuota tersebut, untuk formasi CPNSsebanyak 634 kuota dan P3K sebanyak 3671 kuota. Sedangkan formasi P3K mayoritas diberikan kepada tenaga pendidikan dan untuk CPNS sendiri mayoritas untuk tenaga kesehatan.

“Ya mayoritas itu tenaga pendidikan untuk P3K tapi juga ada untuk lainnya, begitu juga untuk CPNS yang mayoritas untuk tenga kesehatan tapi juga untuk jurusan lainnya,” imbuhnya.

Seperti diberitakan jempolindo.id, kebutuhan CPNS di Jember sebanyak 8 ribu CPNS dan jika nantinya ditahun depan mendapatkan kuota yang sama maka kebutuhan kuota CPNS di Jember tercukupi sudah.

“Kebutuhan kuta sekitar 8 ribu, ya kalau tahun depan dapat kuota yang sama alhamdulillah cepat selesai kebutuhan kita,” tuturnya.

Bupati Hendy berharap, kepada masyarakat Jember yang ingin mendaftarkan diri dalam CPNS Jember segera melengkapi dokumen yang dibutuhkan sebagai syarat. Sehingga saat pendaftaran dibuka bisa segera mendaftarkan diri.

“Saya berharap jatah CPNS ini dapat diisi oleh warga Jember semua. Mohon dukungannya, dari sekarang ayo lengkapi dokumennya, buka websitenya Menpan, segera lengkapi dokumennya,” ucap pamungkasnya. (Fabby, Ghani)

Uncategorized