“Sosialisasi Kepemimpinan Perempuan”, Bupati Minta Mulai dari Diri dan Keluarga Sendiri

“Sosialisasi Kepemimpinan Perempuan”, Bupati Minta Mulai dari Diri dan Keluarga Sendiri

jareku.id

LEADERSHIF atau kepemimpinan perempuan sangat diperlukan. Terutama dalam lingkungan keluarga. Karena kepemimpinan sosok ibu jadi penentu karakater dasar anak-anaknya.

Demikian antara lain yang disimpulkan Bupati Hendy Siswanto dalam pengantar “sosialisasi kepemimpinan perempuan” yang diikuti para ibu-ibu pengurus Dharma Wanita dan Tim Penggerak (TP) Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Jember, Kamis (7 Oktober 2021).

Seperti diberitakan jemberkab.go.id acara ini dihadiri Bupati Ir. H. Hendy Siswanto, Wakil Bupati KH. MB. Firjaun Barlaman, Ketua TP PKK Jember Dra. Hj. Kasih Fajarini dan Wakil Ketua TP PKK Jember Hj. Ervita Afdillah Sari.

Bupati Hendy menyampaikan, kemimpinan itu dimulai dari hal yang paling kecil yaitu dengan memimpin diri sendiri dan keluarga.

“Kepemimpian itu esensinya membentuk karakter kita sendiri, mulailah dari memimpin yang kecil, memimpin diri sendiri dan keluarga kita,” ungkap Bupati Hendy.

Disampaikan pula, wanita sangat berperan dalam pembentukan karakter dasar seorang anak, oleh sebab itu kepemimpinan perempuan sangat penting bagi tumbuh kembang anak.

“Pandemi Covid-19 ini berpotensi melahirkan lost generation, kita lihat sendiri selama pembelajaran daring anak-anak kita sudah gadget terus setiap saat, bahkan dipanggil saja sudah tidak noleh, ini harus menjadi perhatian kita semua, utamanya para ibu untuk memastikan karakter anak tetap dalam koridor etika dan sopan santun yang dikontruksi dalam sebuah keluarga. Bagaimana tradisi etika santung “teposeliro” saling menghargai ini mulai terkikis saat ini. Perhatikan anak kita dulu daripada kepentingan lainnya, katanya.

Bupati Hendy juga mengajak para ibu-ibu yang hadir untuk turut serta dalam penanganan Covid-19, setidaknya dari keluarga sendiri dengan selalu mengingatkan anak memakai masker, memastikan anak selalu membawa handsanitizer, mengajak seluruh anggota keluarga untuk vaksinasi dan selanjutnya menyosialisasikan minimal kepada tetangga terdekat.

Dengan mulai dari yang kecil-kecil itu tidak menutup kemungkinan jiwa leadership seorang perempuan terbentuk dengan baik. Bisa jadi bekal menerapkan kepemimpinan pada hubungan sosial masyarakat. /// Ghani.

Headline