Syi’ar Sholawat di  Komunitas Kampus, Gus Fawaid Ajak Mahasiswa  Mendiskusikan 100 Hari Kerja Bupati Jember

Syi’ar Sholawat di Komunitas Kampus, Gus Fawaid Ajak Mahasiswa Mendiskusikan 100 Hari Kerja Bupati Jember

JEMBER – jareku.id: Mengembangkan syi’ar sholawatan di lingkungan komunitas kampus, Presiden Laskar Solawat Nusantara (LSN) H. Muhammad Fawaid atau Gus Fawaid mengajak para mahasiswa untuk diskusi berbagai persoalan bangsa. Termasuk topik 100 hari kerja Bupati Jember H. Hendy Siswanto, Senin (20 Juni 2021).

Kemarin Gus Fawaid mengukuhkan Laskar Solawat Nusantara Mahasiswa di kampus Al Qodiri Jember ini. Acara tersebut dihadiri sejumlah politisi berbagai partai, baik daerah maupun Nasional. Diantaranya, Wakil Ketua DPRD Jember Abdul Halim dari partai Gerindra, H. Fadil Muzakki Syah anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Nasdem, dan beberapa politisi dari Partai Golkar.

“Laskar Solawat Nusantara ini, adalah organisasi bebas dari partai politik, jadi berdirinya Laskar Solawat bukan untuk kepentingan politik, karena didalam Laskar Solawat, anggotanya terdiri dari partai politik, saya sendiri dari Partai Gerindra, ada juga Ra Fadil dari Partai Nasdem,” ujar Gus Fawaid.

Dengan latar belakang itulah, dirinya selaku Presiden Laskar Solawat Nusantara menyambut baik berdirinya LSN Mahasiswa, sehingga keberadaan LSN Mahasiswa bisa dijadikan wadah diskusi para Mahasiswa untuk mengkaji permasalahan negara maupun untuk memajukan daerahnya.

“Dengan berdirinya LSN Mahasiswa ini, saya berharap, adik-adik Mahasiswa yang tergabung disini, bisa menjadikannya sebagai wadah diskusi dan informasi, misal mendiskusikan 100 hari kera pemerintahan bupati, apa yang sudah diperbuat, disini tugas adik-adik yang tergabung dalam LSN Mahasiswa untuk mendiskusikan, jika perlu dikritik ya harus dikritik,” tegas Gus Fawaid yang juga ketua Komisi C DPRD Jatim.

Gus Fawaid juga berharap, agar dengan adanya LSN Mahasiswa ini, setidaknya Mahasiswa sebagai generasi masa depan bisa meniru cara memimpin junjungan umat Islam yakni Nabi Muhammad.

“Sebagai generasi bangsa dan tergabung dalam LSN, kalian tidak hanya dituntut untuk cinta Solawat, tapi juga harus mencontoh kepemimpinan junjungan kita Nabi Muhammad sebagai suri tauladan,” pesannya.

Sementara A. Syahrini Assiddiqi selaku ketua LSN Mahasiswa, kepada wartawan mengatakan, bahwa berdirinya LSN Mahasiswa ini, selain sebagai wadah untuk diskusi, juga sebagai syiar akan cinta Solawat Nabi, dimana saat ini sangat sedikit anak muda yang mau bersholawat. “Tujuannya mensyiarkan Solawat di kalangan kampus, dan Alhamdulillah, pada pengukuhan hari ini, dari 18 Perguruan tinggi yang ada di Banyuwangi, Bondowoso, Lumajang dan Jember, tinggal dua kampus yang belum ada anggotanya, sisanya sudah ada oerwakilan,” ujar Gus Syahri.

Kedepan pihaknya juga akan membuka komisariat komisariat di setiap kampus dan kabupaten, agar tujuan dari LSN Mahasiswa bisa terwujud.

“Saat ini anggota LSN Mahasiswa sudah ada 250 orang dari 4 kabupaten, target kami bisa merambah di tingkat propinsi, dan akan kami dirikan komisariat komisariat di setiap kampus yang ada,” pungkas Gus Syahri yang juga putra dari KH. Fadil Muzakki Syah. /// Fabby, Ghani

Uncategorized